PENGARUH IBADAH TERHADAP KEPRIBADIAN SEORANG MANUSIA

Ahoiii, jumpa kembali sanak saudara dan handai tolan semua. Lagi-lagi Wak Bahlool terpaksa menampangkan fotonya sendiri untuk melengkapi tulisan ini. Memang sudah jadi kebiasaan Wak Bahlool untuk hanya memakai foto hasil jepretan sendiri, dan sangat jarang memakai foto dari orang lain atau hasil googling. Jadi hal itu bukan untuk narsis-narsisan atau membanggakan diri dan mencari perhatian.Terus terang Uwak minta maaf jika ada yang merasa tak nyaman memandang ketampanan Wak Bahlool, dan merasa nggak enak hati dengan kebaikan-kebaikan yang beliau sampaikan, dan ketiadaan kesempatan Wak Bahlool memberi perhatian kepadanya. 

Kali ini Wak Bahlool akan menguak sebuah rahasia besar yang selama ini jarang diungkap oleh kaum agamawan, yaitu tentang pengaruh ibadah terhadap kepribadian seorang manusia. Manusia yang dimaksud di sini tentu saja seorang Abid (pelaku ibadat) yang melaksanakannya berdasarkan iman. 

Wak Bahlool tak akan berpanjang lebar menguraikan mengenai hal itu. Dengan melihat wajah penuh berkah Wak Bahlool Sang Waliyullah saja, sanak saudara sekalian tentu sudah bisa tahu. Apalagi orang yang berkesempatan membaca tulisan-tulisannya, apalagi orang yang berinteraksi dengan dirinya dalam pergaulan sehari-hari. 

Dulu, Wak Bahlool adalah orang yang tekun melaksanakan ritual dan aktifitas keagamaan. Bisa dikatakan sejak usia balita, kanak-kanak, remaja, teruna, hingga usia dewasa, hampir semua waktunya beliau habiskan untuk ibadat. Belajar mengaji dan mengajar ngaji;  mengajak dan membimbing orang-orang untuk beragama dengan baik; berkegiatan di masyarakat terutama dalam bidang sosial keagamaan; juga memberikan pelayanan terhadap siapapun yang memerlukan bantuan. Itu semua beliau lakukan dengan penuh keikhlasan. 

Maka adalah wajar, aktifitas ibadah yang beliau lakukan berpengaruh positif bagi pribadi Wak Bahlool. Pikiran yang cerah dan ide-ide beliau yang cemerlang itu bisa dipastikan berkat getolnya beliau membaca buku-buku agama terutama kitab suci dan kitab-kitab rujukan klasik, termasuk buah pikir para cendikiawan kontemporer. 

Keikhlasan beliau berbuat untuk masyarakat juga ketulusan dalam pergaulan merupakan pengaruh dari kesucian niat ibadat yang beliau lakukan. Begitu juga dengan kerendahan hati dan sikap pemaaf beliau merupakan pengaruh seringnya beliau melakukan rukuk dan sujud. 

Dari segi tutur kata dan bahasanya yang teratur, sopan dan tidak bertendensi merendahkan siapapun, juga termasuk pengaruh ibadah yang beliau rutin lakukan bertahun-tahun berupa pelafalan zikir dan kalimah thayyibah yang beliau lantunkan. 

Sebenarnya masih banyak pengaruh positif dari ibadah bagi kepribadian seseorang. Tapi yang sedikit ini saja sudah bisa dianggap mewakili gambaran perilaku seorang ahli ibadah. Andaikan seseorang belum mencapai kualitas kepribadian seperti Wak Bahlool dengan ibadahnya, dia perlu memperkuat tekad memperbaiki diri dengan peribadatan sebagai medianya. Tapi kalau kepribadiannya bertolak belakang dengan yang Wak Bahlool gambarkan, pikirannya masih picik, jiwanya sempit, tinggi hati, egois, mulutnya kasar, perilakunya barbar, sikapnya arogan, mentalnya rusak, moralnya bejat; sungguh,... dia bukan melakukan ibadat, dia hanya menipu diri dan orang lain dengan klaim-klaim kosong.***

#bahloolisme
#wakbahlool
#syufrizal
#abuikhwan
#syarief


Hubungan Hormon Melatonin dan Halusinasi

Kelenjar pineal memproduksi hormon melatonin yang mampu mengubah informasi dari entitas dimensi atas menjadi mimpi. Itulah sebabnya kadang manusia bisa mendapatkan jawaban dari kebimbangannya dalam bentuk mimpi. Ini sebenarnya bukan hal yang mistis dan tidak masuk akal, karena ilmu pengetahuan sekarang mulai bisa mendefinisikan mimpi dan menganalisis bagaimana manusia bisa bermimpi.


Selain dalam bentuk mimpi, hormon melatonin juga bisa menerjemahkan pesan-pesan yang ditangkap dari entitas-entitas tersebut dalam bentuk penglihatan mistik. Penglihatan mistik ini sebenarnya adalah halusinasi yang dihasilkan oleh hormon melatonin saat kita bersinggungan dengan frekuensi entitas tertentu. Selain menghasilkan mimpi, hormon melatonin juga berperan dalam menghasilkan halusinasi dan imajinasi.

Dalam pengalaman spiritual, halusinasi ini menghasilkan visual-visual penampakan atau citra makhluk-makhluk tertentu yang bentuknya mengikuti apa yang ada dalam memori pikiran bawah sadar manusia. Itulah sebabnya bentuk dewa dan malaikat di setiap negara bisa berbeda. Bahkan, nama malaikat yang sama pun jika diterjemahkan visualnya oleh agama yang berbeda akan menghasilkan bentuk yang berbeda juga. Contohnya, nama malaikat yang sama dalam agama Islam dan Kristen bisa memiliki bentuk yang berbeda. 

Agama Islam sendiri menyebutkan bahwa malaikat Jibril bisa mewujudkan diri dalam banyak rupa. Ini tentu saja bisa terjadi karena yang memvisualisasikan perwujudan itu sebenarnya adalah hormon melatonin manusia, dan sifatnya personal. Malaikat yang asli sebenarnya hanyalah cahaya (energi). Dalam fisika kuantum, cahaya adalah salah satu dari gelombang elektromagnetik, di mana ada gelombang di situ ada frekuensi, dan di mana ada frekuensi di situ ada informasi.

Manusia yang semakin meningkat kesadarannya biasanya tidak mau terlalu larut terjebak dalam euforia penglihatan mistik, sebab ia juga sadar bahwa pengalaman mistik itu sifatnya personal.

Bagaimana Kemuncullan Angel Number ?

Angel Number sebenarnya adalah bagian dari kebudayaan Barat.

Di Indonesia, kita tidak mengenal istilah Angel Number. Bahkan, kebudayaan Angel Number ini tidak ada di Indonesia.
Namun, kini banyak yang meyakini bahwa Angel Number adalah tanda kuat bahwa malaikat sedang berkomunikasi dengan kita.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Angel Number adalah pola-pola angka berulang yang tak sengaja kita temui, seperti 111, 222, 1122, 1221, dan sebagainya.

Ketika kita meyakini ..apalagi jika kita meyakininya secara kolektif, bahwa angka berulang ini adalah bentuk komunikasi dengan malaikat, maka keyakinan kolektif ini akan ditangkap oleh semesta, bahkan oleh entitas-entitas dimensi atas yang frekuensinya sama dengan kita.

Setiap kali kita mengalami keraguan atau kebimbangan, kita bisa saja menemukan Angel Number lagi sebagai bentuk komunikasi dari malaikat dengan kita, supaya kita tidak lagi bimbang atau ragu.
jika saya sendiri, saya lebih menilai bahwa melihat Angel Number itu adalah metode yang cukup ampuh dalam meningkatkan kesadaran.

Karena sebenarnya angka-angka berulang ini sudah ada sejak dulu sebelum kita mengalami Kebangkitan Spiritual.
Hanya saja dulu kita tidak pernah menyadarinya. Sekarang, karena kita semakin sadar, maka diri kita sendiri pun akan semakin sering menangkap pola-pola angka berulang yang ada di sekitar kita.

Mengapa cakra tidak terlihat di tubuh fisik

Cakra bersifat non-fisik, sehingga tidak akan tampak dengan mata biasa. Jika tampak, maka konsep dimensi dalam ajaran metafisika tidak akan ada. Oleh karena itu, pemahaman metafisika berbicara tentang hal-hal yang tidak tampak, seperti energi, cakra, dan lain-lain.

Kita tidak mampu melihat energi seseorang meskipun dia menggunakan otot dalam melakukan aktivitas. Kita hanya berkata, "Dia kuat," tapi tidak pernah berpikir bahwa kuat itu adalah daya atau energi. 

Lalu, bisakah Anda melihat energi otot? Tentu saja tidak bisa, karena energi itu non-fisik. Apa pun energinya, pasti non-fisik. 

Paling kita hanya bisa melihat berat dari benda-benda. Misalnya, kapas 1 kilo dan besi 1 kilo. Ditimbang akan sama saja karena keduanya memiliki berat 1 kilo. Tapi bisakah kita melihat energinya? Tidak, karena energi tidak bisa dilihat dengan mata biasa.

Asal Usul istilah Hidung Belang di jaman penjajahan belanda

Pernahkah kalian dengar kata Hidung Belang , nah di zaman penjajahan Belanda dulu, siapa saja yang kedapatan melakukan "per-entotan" secara terlarang dan bukan dengan pasangan resminya, hidungnya akan dicoret dengan arang hitam. Hukuman ini diberlakukan sebagai bentuk aib sosial yang sangat memalukan. Arang hitam yang dicoretkan di hidung mereka menjadi tanda bahwa orang tersebut telah melanggar norma dan aturan yang berlaku. Masyarakat akan dengan mudah mengenali orang-orang yang telah dicoret hidungnya ini, dan mereka akan menerima sanksi sosial yang berat. Mereka akan dijauhi, dihindari, dan dihina oleh komunitasnya sendiri.
Barulah kemudian Istilah 'hidung belang' merujuk pada seseorang yang dikenal sebagai seorang yang suka berbuat mesum atau memiliki hubungan terlarang dengan banyak pasangan. Meskipun bentuk hukumannya tidak lagi sama, stigma negatif yang melekat pada istilah ini masih kuat di masyarakat. 'Hidung belang' menjadi simbol dari perilaku tidak bermoral dan melanggar kesetiaan dalam hubungan. Istilah ini menggambarkan betapa pentingnya menjaga kesucian dan kesetiaan dalam hubungan, serta dampak sosial yang dapat ditimbulkan jika seseorang melanggarnya. Warisan budaya ini menunjukkan bagaimana norma sosial dapat membentuk perilaku individu dalam suatu komunitas.

Jadi baegitulah gaes asal mula Kata Hidung belang Muncul, memang awalnya untuk menandai orang mesum dijaman itu ,hingga sekarang masih sering kita dengar istilah ini.

Tanda-Tanda Kematian yang Sering Tak Disadari

Kematian adalah suatu kepastian yang akan menghampiri setiap makhluk yang bernyawa. Meskipun waktu kedatangannya adalah rahasia Allah SWT, beberapa tanda mungkin dapat kita ketahui sebelum kematian datang. Namun, seringkali tanda-tanda ini tidak disadari. Berikut adalah beberapa tanda yang dapat terjadi, terutama 40 hari sebelum kematian:
40 Hari Menuju Kematian

Tanda-tanda kematian ini biasanya muncul setelah waktu Asar. Bagian pusat tubuh kita akan berdenyut, menandakan bahwa daun yang tertulis nama kita dari pohon di Arsy Allah SWT telah gugur. Malaikat maut mengambil daun tersebut dan mulai mengawasi kita setiap saat. Kadang, malaikat maut menampakkan diri dalam wujud manusia, membuat orang yang akan meninggal merasa terkejut dan bingung. Meski malaikat maut hanya satu, dengan izin Allah SWT, dia mampu mencabut nyawa beberapa orang sekaligus.

7 Hari Menjelang Kematian

Tanda ini juga muncul setelah waktu Asar, terutama bagi orang yang sedang sakit. Biasanya, orang yang sakit akan kehilangan selera makan, namun tiba-tiba merasa ingin makan. Ini adalah isyarat dari Allah SWT bahwa kematian sudah sangat dekat.

3 Hari Menjelang Kematian

Denyutan akan terasa di tengah dahi, antara dahi kanan dan kiri. Jika ini dirasakan, disarankan untuk berpuasa agar perut tidak mengandung banyak najis, sehingga memudahkan proses pemandian jenazah. Mata hitam akan kehilangan sinarnya, hidung akan perlahan masuk ke dalam, dan telinga akan layu serta masuk ke dalam. Tapak kaki juga akan tegak lurus ke depan dan sulit ditegakkan lagi.

Sehari Sebelum Kematian

Setelah waktu Asar, denyutan akan terasa di bagian ubun-ubun. Ini menandakan bahwa kita tidak akan sempat melihat waktu Asar keesokan harinya.

Tanda Terakhir ,Kematian Menghampiri

Kita akan merasakan sejuk di bagian pusat, lalu turun ke pinggang dan terus naik ke bagian halkum. Pada masa ini, hendaknya kita sering beristighfar, memohon ampun kepada Allah, dan membaca syahadat. Fokuskan pikiran hanya kepada Allah SWT, agar kita siap menghadapi kematian.

Semua kembali kepada Allah SWT, maka berdoalah agar kita dapat menyadari tanda-tanda yang diberikan oleh-Nya dan siap saat ajal tiba. Semoga yang membaca artikel ini mendapatkan husnul khatimah.

Wallahu a’lam.

Berbagai Kerajaan Hindu Budha hingga islam di nusantara

Dalam artikel ini kita akan membahas kerajaan-kerajaan di Indonesia , Dari masa kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha seperti Sriwijaya dan Majapahit, hingga kerajaan-kerajaan Islam seperti Demak dan Mataram, setiap kerajaan memainkan peran penting dalam membentuk identitas dan warisan bangsa Indonesia. 
Berikut adalah daftar 20 kerajaan di Indonesia beserta informasi tentang raja saat kejayaan, tahun kejayaan, dan tahun kehancuran:

1. Kerajaan Kutai (Abad ke-4 - Abad ke-16)
   - Raja pertama: Kudungga
   - Raja saat kejayaan: Mulawarman
   - Tahun Kejayaan: Abad ke-4
   - Tahun kehancuran: Abad ke-16

2. Kerajaan Tarumanagara (358 M - 669 M)
   - Raja saat kejayaan: Purnawarman
   - Tahun Kejayaan: 395-434 M
   - Tahun kehancuran: 669 M

3. Kerajaan Kalingga (Abad ke-6 - Abad ke-7)
   - Ratu saat kejayaan: Shima
   - Tahun Kejayaan: 674-695 M
   - Tahun kehancuran: Abad ke-7

4. Kerajaan Sriwijaya (683 M - 1178 M)
   - Raja saat kejayaan: Balaputradewa
   - Tahun Kejayaan: Abad ke-9
   - Tahun kehancuran: 1178 M

5. Kerajaan Mataram Kuno (732 M - 1007 M)
   - Raja saat kejayaan: Dyah Balitung
   - Tahun Kejayaan: 898-910 M
   - Tahun kehancuran: 1007 M

6. Kerajaan Medang (732 M - 1016 M)
   - Raja saat kejayaan: Mpu Sendok
   - Tahun Kejayaan: Abad ke-10
   - Tahun kehancuran: 1016 M

7. Kerajaan Padjajaran (923 M - 1597 M)
   - Raja saat kejayaan: Prabu Siliwangi
   - Tahun Kejayaan: Abad ke-15
   - Tahun kehancuran: 1597 M

8. Kerajaan Kahuripan (1019 M - 1049 M)
   - Raja saat kejayaan: Airlangga
   - Tahun Kejayaan: 1028-1049 M
   - Tahun kehancuran: 1049 M

9. Kerajaan Kediri (1045 M - 1222 M)
   - Raja saat kejayaan: Jayabaya
   - Tahun Kejayaan: 1135-1157 M
   - Tahun kehancuran: 1222 M

10. Kerajaan Tidore (1081 M - 1805 M)
    - Raja saat kejayaan: Sultan Nuku
    - Tahun Kejayaan: 1797-1805 M
    - Tahun kehancuran: 1805 M

11. Kerajaan Singasari (1222 M - 1292 M)
    - Raja saat kejayaan: Kertanegara
    - Tahun Kejayaan: 1268-1292 M
    - Tahun kehancuran: 1292 M

12. Kerajaan Ternate (1257 M - 1683 M)
    - Raja saat kejayaan: Sultan Baabullah
    - Tahun Kejayaan: 1570-1583 M
    - Tahun kehancuran: 1683 M

13. Kerajaan Samudera Pasai (1267 M - 1517 M)
    - Raja saat kejayaan: Sultan Malik Al-Saleh
    - Tahun Kejayaan: Abad ke-13
    - Tahun kehancuran: 1517 M

14. Kerajaan Majapahit (1293 M - 1478 M)
    - Raja saat kejayaan: Hayam Wuruk
    - Tahun Kejayaan: 1350-1389 M
    - Tahun kehancuran: 1478 M

15. Kerajaan Gowa-Tallo (1320 M - 1667 M)
    - Raja saat kejayaan: Sultan Hasanuddin
    - Tahun Kejayaan: 1653-1669 M
    - Tahun kehancuran: 1667 M

16. Kerajaan Demak (1478 M - 1546 M)
    - Raja saat kejayaan: Sultan Trenggana
    - Tahun Kejayaan: 1521-1546 M
    - Tahun kehancuran: 1546 M

17. Kerajaan Aceh (1496 M - 1903 M)
    - Raja saat kejayaan: Sultan Iskandar Muda
    - Tahun Kejayaan: 1607-1636 M
    - Tahun kehancuran: 1903 M

18. Kerajaan Banten (1525 M - 1813 M)
    - Raja saat kejayaan: Sultan Ageng Tirtayasa
    - Tahun Kejayaan: 1651-1682 M
    - Tahun kehancuran: 1813 M

19. Kerajaan Pajang (1568 M - 1587 M)
    - Raja saat kejayaan: Sultan Hadiwijaya
    - Tahun Kejayaan: 1549-1582 M
    - Tahun kehancuran: 1587 M

20. Kerajaan Mataram Islam (1582 M - 1755 M)
    - Raja saat kejayaan: Sultan Agung
    - Tahun Kejayaan: 1613-1645 M
    - Tahun kehancuran: 1755 M

 Itulah daftar kerajaan-kerajaan dindonesia mulai dari yang bercorak hindu-budha hingga masuknya islam.

Jangan Menyerah dan tetaplah maju ,kata kata penyemangat Hidup

Biarkan aku mengingatkanmu tentang sesuatu yang sudah kamu tahu: "Dunia tidak selamanya dipenuhi oleh sinar mentari dan pelangi."

Dunia adalah tempat yang keras dan kejam. Tidak peduli seberapa tangguh dirimu, dunia akan menghantam dan menjatuhkanmu hingga berlutut, dan akan mengekangmu di sana selamanya jika kau biarkan.
Tak satu pun dari kita, baik aku, kamu, maupun siapa pun, bisa memukul sekeras kehidupan. Namun, ini bukan tentang siapa yang bisa memberikan pukulan paling keras. Ini tentang seberapa keras kamu bisa menahan pukulan dan terus maju. Seberapa banyak cobaan yang bisa kamu terima dan tetap melangkah ke depan. Begitulah cara meraih kemenangan!

Jika kau tahu seberapa berharganya dirimu, maka perjuangkanlah nilaimu itu. Namun, untuk meraihnya, kau harus bersedia menerima pukulan. Jangan malah menyalahkan orang lain atau berkata bahwa kamu tidak sukses karena orang lain. Itu adalah sikap pengecut, dan kau bukan pengecut! Kau jauh lebih baik dari itu!

Tetaplah berdiri tegak, hadapi tantangan dengan kepala tegak, dan teruslah melangkah maju. Hanya dengan demikian, kau akan menemukan kemenangan sejati dalam dirimu sendiri.

Cinta bertepuk sebelah tangan ibarat kamu mengejar rusa yang berlari di dalam hutan

Cinta bertepuk sebelah tangan ibarat kamu mengejar rusa yang berlari di dalam hutan. Semakin kamu kejar, semakin dia lari menjauh, hingga akhirnya kamu tersesat dan tidak tahu jalan pulang. Ketika kamu tersesat, kamu mulai merasa putus asa dan kehilangan arah. Setiap langkah yang kamu ambil terasa semakin berat, dan kegelapan hutan membuatmu semakin bingung.
Akhirnya kamu mulai menyadari bahwa terus mengejar sesuatu yang tidak bisa kamu dapatkan hanya membuatmu semakin jauh dari cintanya. Kamu mulai merenung, memikirkan semua usaha yang telah kamu lakukan dan bagaimana semuanya hanya berakhir dengan kekecewaan. Kamu sadar bahwa mungkin sudah saatnya berhenti mengejar dan mulai mencari jalan keluar dari hutan tersebut.

Dengan hati yang lebih tenang dan pikiran yang lebih jernih, kamu menemukan jalan setapak yang tersembunyi di antara semak-semak. Jalan itu tidak mudah, penuh rintangan dan tantangan, namun setiap langkah yang kamu ambil membawamu semakin dekat ke ujung hutan. Di sepanjang perjalanan, kamu belajar untuk menikmati pemandangan, menghargai setiap momen, dan menemukan keindahan yang selama ini terabaikan.

Setelah perjalanan yang panjang dan penuh pelajaran, kamu keluar dari hutan. Di luar hutan, kamu menemukan dunia yang lebih luas dan penuh peluang. Kamu menyadari bahwa cinta yang kamu kejar hanyalah satu bagian kecil dari hidupmu, dan ada banyak hal lain yang menunggu untuk ditemukan dan dijelajahi. Dengan hati yang lebih kuat dan pikiran yang lebih terbuka, kamu siap untuk melangkah ke masa depan yang baru, meninggalkan hutan dan rusa yang pernah kamu kejar di belakang.

Kenapa orang jadi halu dan melupakan akal sehatnya?

Orang menjadi halu karena mereka memang ingin berhalusinasi. Biasanya, ini disebabkan oleh dorongan dalam diri mereka agar terlihat istimewa dan berbeda. Sifat alami manusia memang cenderung ingin mendominasi sesama. 
Padahal, sebenarnya dalam hati mereka ada keraguan. Keinginan untuk tampil menonjol sering kali mendorong mereka untuk menciptakan atau mempercayai hal-hal yang tidak nyata. Bahkan, ada yang memonetisasi kehaluannya, di mana motivasi utamanya adalah uang. 

Misalnya, ada orang yang mengaku memiliki kemampuan supranatural atau bisa berkomunikasi dengan makhluk gaib. Mereka sering kali menarik perhatian banyak orang dan bahkan mendapatkan pengikut. Dengan menggunakan cerita-cerita fantastis dan memanfaatkan kepercayaan orang lain, mereka bisa mendapatkan keuntungan finansial. 

Keinginan untuk terlihat istimewa dan kebutuhan untuk mendominasi bukan satu-satunya alasan. Ada juga orang yang mengalami tekanan emosional atau stres yang berat, sehingga mereka mencari pelarian melalui halusinasi. Dalam kondisi seperti itu, mereka mungkin tidak sepenuhnya sadar bahwa mereka sedang berhalusinasi, tetapi menggunakan kehaluan sebagai mekanisme koping untuk menghadapi kenyataan yang sulit.

Lingkungan sekitar juga bisa mempengaruhi. Jika seseorang dikelilingi oleh orang-orang yang percaya pada hal-hal yang tidak nyata atau mendukung cerita-cerita fantastis, mereka lebih mungkin untuk ikut serta dalam halusinasi tersebut. Media sosial dan internet juga memainkan peran besar dalam penyebaran informasi yang tidak benar, membuat orang lebih mudah terpengaruh dan mempercayai hal-hal yang seharusnya diragukan.

Meskipun terlihat aneh atau tidak masuk akal, keinginan untuk berhalusinasi sering kali berakar pada kebutuhan dasar manusia untuk merasa diterima, dihargai, dan mendapatkan pengakuan dari orang lain.

---

Orang cenderung memimpikan kenangan yang sangat berkesan

Orang cenderung memimpikan kenangan yang sangat berkesan. Tidak heran jika sering memimpikan orang lain dari masa lalu, kebanyakan terkait masalah cinta atau kenangan buruk maupun kenangan indah saat kecil atau sekolah. Momen-momen ini adalah kenangan paling berkesan dalam hidup kita. Semua momen indah atau buruk ini sangat berkesan dan tersimpan di alam bawah sadar. 
Saat kondisi kita terpuruk, alam bawah sadar kita merespons, sehingga muncullah kenangan-kenangan ini dalam bentuk mimpi. Saat kesepian, kita cenderung memimpikan suasana sekolah, bersama teman-teman, atau momen ketika jatuh cinta dengan seseorang. Begitu juga saat kita merasa tertekan, kadang momen di mana kita dikejar atau dibully yang akan muncul. Atau justru menampilkan ular, hantu, dan lainnya; ini terjadi karena alam bawah sadar kita menyimpan rekaman yang menyeramkan.

Hal ini juga biasanya terjadi saat orang kesurupan. Ketika seseorang kehilangan kesadaran dan masuk ke alam bawah sadar, maka rekaman-rekaman ini keluar. Ketakutan akan sosok tertentu atau kekaguman terhadap sosok tertentu bisa membuat orang menjadi maklampir, macan, atau dewi yang dikagumi, dan sebagainya. Semua ini sudah ada di alam bawah sadarnya, baik terekam dari menonton TV, buku, maupun kekaguman akan sosok tertentu.

Pernah ada seseorang kesurupan dan terus mengucapkan nama channel YouTube. Orang jadi bertanya-tanya, apakah mungkin setan tahu internet? Kan ini tidak mungkin. Pada akhirnya, orang tersebut hanya mengeluarkan apa yang ia rekam di alam bawah sadarnya.

---

Realita Hidup dengan Gadget

Gadget sudah menjadi bagian penting dari kehidupan kita sehari-hari. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana gadget mempengaruhi kehidupan kita menggunakan pendekatan yang sederhana.
Gadget Mengubah Cara Kita Berinteraksi

Gadget, seperti ponsel pintar dan perangkat wearable, mempengaruhi berbagai aspek hidup kita. Mereka mempermudah komunikasi, memberi akses informasi, dan menyatukan berbagai fungsi dalam satu perangkat. Jadi, gadget jelas mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia.

Akses Informasi Jadi Lebih Mudah

Sekarang, kita bisa dengan cepat mencari informasi hanya dengan menggunakan gadget. Internet di ponsel memungkinkan kita mencari berita atau pengetahuan tanpa harus bergantung pada buku atau surat kabar.

Komunikasi Jadi Lebih Mudah

Gadget juga mengubah cara kita berkomunikasi. Dengan aplikasi pesan, media sosial, dan video call, kita bisa berhubungan dengan orang yang jauh dengan mudah. Ini mempengaruhi hubungan pribadi dan juga cara kita bekerja.

Dampak pada Kesehatan

Terlalu banyak menggunakan gadget bisa berdampak buruk pada kesehatan. Masalah seperti ketergantungan, gangguan tidur, dan postur tubuh yang buruk bisa muncul. Meski gadget memiliki banyak manfaat, kita juga perlu hati-hati agar tidak mengabaikan kesehatan.

Dampak Positif dan Negatif

Secara keseluruhan, gadget membawa dampak positif dan negatif pada kehidupan kita. Mereka membuat akses informasi dan komunikasi lebih mudah, tetapi juga bisa menimbulkan masalah kesehatan. Dengan memahami kedua sisi ini, kita bisa menggunakan gadget dengan bijaksana untuk mendukung kualitas hidup kita.